Situbondo, Panti Asuhan Lentera – Setiap hari kesepuluh Muharram atau hari Raya Asyura adalah hari dimana umat Islam juga hari Hari Lebaran Anak Yatim atau Idul Yatama. Hari jadinya tahun ini adalah Selasa, 16 Juli 2024.
Hari Lebaran Anak Yatim atau Idul Yatama diperingati untuk membawa keceriaan bagi anak – anak asuh . Berbeda dengan Idul Adha dan Idul Fitri, Hari Lebaran ini tidak serta merta harus dirayakan dengan salat Idul Ied eerti pada umumnya.
Mengutip berbagai sumber, Idul raya lebaran ini merupakan ajaran dari adat Nabi Muhammad SAW yang dikenal sangat menyayangi dan mengayomi. Beliau juga selalu bersedekah dan menyantuni anak – anak yatim di sekitarnya.
Bertepatan dengan Asyura, hari kesepuluh Muharram, umat Islam juga dianjurkan untuk bersedekah. Salah satunya dengan menawarkan aneka makanan, biaya sekolah, biaya kebutuhan hidup, dan kebutuhan – kebutuhan dasar lainya.
Meski begitu, menyantuni di hari lebaran anak yatim tidak hanya dilakukan saat hari kesepuluh Muharram saja. Santunan dan rasa kasih sayang seharusnya bisa diberikan kapan saja untuk mereka yang telah kehilangan orang tua atau yatim piatu.

Dalil Aqli tentang Hari Lebaran Anak Yatim
Dalam kitab “Tanbihul Ghafilin bi-Ahaditsi Sayyidil Anbiya wal Mursalin” yang ditulis oleh Abullaits Asasarqandi dijelaskan cara menyayangi anak yatim, salah satunya mengelus kepala mereka pada saat Hari Asyura tanggal 10 Muharram:
مَنْ صَامَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ مِنَ الْمُحَرَّمِ أَعْطَاهُ اللَّهُ تَعَالَى ثَوَابَ عَشْرَةِ آلافِ مَلَكٍ ، وَمَنْ صَامَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ مِنَ الْمُحَرَّمِ أُعْطِيَ ثَوَابَ عَشْرَةِ آلَافِ حَاجٍّ وَمُعْتَمِرٍ وَعَشْرَةِ آلافِ شَهِيدٍ ، وَمَنْ مَسَحَ يَدَهُ عَلَى رَأْسِ يَتِيمٍ يَوْمَ عَاشُورَاءَ رَفَعَ اللَّهُ تَعَالَى لَهُ بِكُلِّ شَعْرَةٍ دَرَجَةً
Artinya:
“Barangsiapa berpuasa pada hari Asyura (tanggal 10) Muharram, niscaya Allah akan memberikan seribu pahala malaikat dan 10.000 pahala syuhada’. Dan barangsiapa mengusap kepala anak yatim pada hari Asyura, niscaya Allah mengangkat derajatnya pada setiap rambut yang diusapnya”
Selain merawat dan membelai kepala anak yatim, ada beberapa hal yang bisa dilakukan saat merayakan hari lebaran ini agar bisa mendapat nikmat dari Allah SWT. Antara lain:
- Memberi makanan dan minuman
- Melaksanakan doa bersama dengan anak-anak yatim
- Memberi santunan untuk kebutuhan
- Menyayangi tanpa pamrih
Para ulama sepakat bahwa menjadikan hari Asyura sebagai hari untuk lebih banyak berbuat baik kepada anak yatim bukanlah hal buruk.
Asalkan, kita tidak menyempitkan makna berbuat baik hanya pada hari Asyura, dan perlu meyakini bahwa hari lain tidak lebih buruk atau baik dari hari Asyura. Sehingga bisa dijadikan momentum pengingat pentingnya beramal shaleh kapanpun dan dimanapun.
Wallahualam bi shawab.
Kunjungi juga account official:
Instagram : @lentera_anaknusantara
Youtube : LAN Official Production
Website : Lenterasitubondo.org





