6 Makanan Khas Situbondo yang Wajib Kamu Coba

Situbondo, sebuah kabupaten di pesisir timur Jawa Timur, bukan hanya dikenal karena keindahan alamnya dan keramahan penduduknya, tetapi juga karena kekayaan kulinernya. Letaknya yang strategis, yaitu di tengah jalur transportasi darat Jawa-Bali menjadikan kegiatan ekonominya begitu aktif. Beragam makanan khas Situbondo mencerminkan perpaduan budaya pesisir, Jawa, dan Madura yang unik. Oleh karena itu, tidak alasan untuk tidak mencicipi sajian makanan khas Situbondo yang menggiurkan. Jika kamu berencana berkunjung ke daerah ini, pastikan untuk mencicipi deretan kuliner berikut!

Apa saja makanan khas di Situbondo? Mari kita simak dan ramaikan bersama rekomendasi dari kami yaaa..

1. Nasi Sodu

Hidangan ini menjadi ikon kuliner Situbondo. Disebut “nasi sodu” karena penyajiannya menggunakan sendok dari daun lontar atau kelapa. Nasi hangat disiram sayur santan kental, disajikan dengan ikan tongkol, sambal kelapa, dan kerupuk. Rasanya gurih dan harum, sempurna untuk sarapan atau makan siang. Cara makan yang sederhana juga memberikan vibes menarik terutama bagi Masyarakat kota.

Lokasi:

Warung Nasi sodu latifa. Jalan Raya, Trigonco Utara, Trigonco, Asembagus, Situbondo.

2. Sate laler

Hampir mirip seperti sate Madura, Sate Lalat Situbondo adalah kuliner khas dari Situbondo, Jawa Timur, yang dinamakan demikian karena potongan daging ayam dan kambingnya yang sangat kecil seperti lalat. Sate ini disajikan dengan lontong dan bumbu kacang kecap khas Madura, dan banyak ditemukan di area Pantai Pasir Putih dan jalanan malam.

Lokasi :
Banyak ditemukan di pantai wisata pasir putih situbondo dan Jalan Basuki Rahmat Nomor 28, Situbondo.

3. Tajin Palappa

Makanan khas yang satu ini berupa bubur gurih dari beras yang dicampur dengan kuah bumbu kacang dan kelapa parut pedas. “Tajin” berarti bubur, sementara “palappa” artinya bumbu lengkap. Teksturnya lembut, rasanya gurih pedas — cocok untuk penggemar makanan tradisional.

Lokasi :

Warung Ning Tajin Palappa. Jl. Cemp. II No.57, Krajan Timur, Sumber Kolak, Kec. Panarukan.

4. Nasi Karak

Nasi karak merupakan campuran nasi putih dan nasi merah yang disajikan dengan kelapa parut berbumbu dan tempe goreng. Biasanya dinikmati dengan lauk sederhana, namun rasanya sangat khas. Cocok bagi kamu yang ingin mencicipi makanan sehat dengan cita rasa tradisional.

Lokasi :

Warung Nasi Karak H. Munir. Jl. Anggrek, utara smada, Patokan, Kec. Situbondo, Kabupaten Situbondo.

5. Tape Bondowoso

Sebagai makanan penutup, tape Bondowoso khas Situbondo disajikan dengan daun pisang dan besek dari rotan menjadi wadahnya. Rasanya manis dan sedikit asam, hasil fermentasi singkong yang sempurna. Ditambah teksturnya yang tidak terlalu lembek, tidak berbau, dan berukuran besar menjadi cita rasa tersendiri. Biasanya dijadikan oleh-oleh khas daerah, walaupun dinamai tape bondowoso, tapi banyak juga di temukan di pinggiran situbondo.

Lokasi :

Banyak ditemukan di pinggir jalan menuju Situbondo Kota. Jalan Raya, Karangasem, Wringinanom, Kec. Situbondo, Kabupaten Situbondo.

6. Kue Apem Situbondo

Kue tradisional ini melambangkan doa dan syukur. Terbuat dari tepung beras, santan, dan gula merah, apem Situbondo memiliki rasa manis lembut biasanya disajikan pada acara keagamaan dan pesta rakyat.

Lokasi :

Apen Ayu. Jl. Raya Mangaran, Tenggir Timur, Tokelan, Kec. Panji, Kabupaten Situbondo.

🌿 Menikmati Kuliner Situbondo Secara Otentik

Keistimewaan makanan khas Situbondo adalah keasliannya. Banyak resep yang masih diwariskan secara turun-temurun tanpa perubahan besar kepada mereka. Ketika mencicipi, kamu tidak hanya menikmati rasa, tapi juga sejarah dan budaya masyarakatnya.

Jadi, jika kamu berkunjung ke Situbondo, jangan lupa mencatat daftar kuliner di atas. Nikmati suasana pesisir yang hangat sambil menjelajahi cita rasa khas yang tak terlupakan!

Dan satu lagi, jangan lupa untuk berkunjung di istana kami yang beralamat di Tribungan, Dsn Tribungan, RT.01/RW.1, Sumber Kolak, Kec. Panarukan, Kabupaten Situbondo. atau bisa mengunjungi link berikut untuk maps nya Panti Asuhuan Lentera Anak Nusantara

Scroll to Top